Monday, February 12, 2018

EFEKTIFITAS UNIT PROGRAM KELUARGA HARAPAN DI DESA

Kemiskinan menjadi salah satu masalah utama bagi setiap negara, termasuk di Indonesia. Kemiskinan merupkan  permasalahan yang dapat memberi dampak di bidang kesehataan maupun Pendidikan. Di bidang kesehatan kemiskinan dapat menyebabkan kondisi kesehatan masyarakat miskin rentan terjangkit penyakit dan resiko ibu hamil akan kekurangan gizi sehingga mempengaruhi pada perkembangan janin dan tingkat kelahiran hidup. Dibidang  pendidikan masalah kemiskinan akan  berdampak pada bertambahnya jumlah anak  putus sekolah dari keluarga miskin. Salah satu kebijakan pemerintah untuk mengurangi tingkat kemiskinan adalah pelaksanaa Program Keluarga Harapan. Program PKH ini merupakan program yang dibuat oleh Kementerian Sosial RI yang berlandaskan pada Keputusan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat selaku ketua Tim Koordinasi penanggulangan kemiskinan , no31 /KEP /MENKO /KESRA /1X /2007 tentang “Tim Pengendali Progaram Keluarga Harapan”.

Program Keluarga Harapan ( PKH ) adalah suatu program yang memberikan bantuan tunai bagi rumah tangga sangat miskin ( RTSM ) jika mereka memenuhi persyaratan RTSM yang telalh di tentukan. Tujuan utama PKH adalah membantu mengurangi kemiskinan dengan cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia pada kelompok masyarakat yang sangat miskin. Dalam jangka pendek, program ini bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran RTSM. Sedangkan untuk jangka panjang untuk, dengan mensyaratkan keluarga penerima untuk mensekolahkan anaknya, melaksanakan imunisasi balita, memeriksakan kandungan bagi ibu hamil, dan perbaikan gizi. Diharapkan untuk memutus rantai kemiskinan antar generasi. Sasaran penerima PKH adalah RTSM yang memiliki anggota  keluarga yang terdiri dari anak usia 0–15 tahun / ibu hamil / nifas yang berada pada lokasi terpilih. Penerima bantuan PKH adalah ibu yang mengurusi anak pada rumah tangga yang bersangkutan (jika tidak ada ibu maka yg menerima nenek, tante/bibi, atau kakak wanita tertua di keluarga yang menerima bantuan itu).
 
Program Keluarga Harapan (PKH) di NTB dberlakukan pada tahun 2010. Salah satu kabupaten yang melaksanakan Program Keluarga Harapan adalah Kabupaten Lombok Timur.  Program ini iberlakukan tahun 2011 oleh pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Kabuapten Lombok Timur memiliki 20 kecamatan. Salah satu desa yang melaksanakan program Keluarga Harapan adalah desa Kesik, Kecamatan Masbagik.
 
Desa Kesik adalah salah satu desa yang memiliki jumlah RTSM yang cukup banyak, yaitu 147 orang dari 986 orang populasi desa Kesik. Dan adanya anak penderita gizi buruk sejumlah 10 orang (Sumber : data orang miskin dan anak kurang gizi desa kesik, tahun 2012). Hal ini perlu diadakan sebuah kajian yang mendalam tentang pelaksanaan Program Keluarga Harapan di desa Kesik yang telah berjalan selama 3 (tiga) tahun. Berdasarkan latar belakang diatas, maka peneliti merumuskan masalah sebagai berikut : “Bagaimana Efektivitas Unit Program Keluarga Harapan di Desa Kesik Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur ?
  • Tujuan Penelitian, Untuk mengetahui efektifitas Unit Program Keluarga Harapan di Desa Kesik Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur.
  • Manfaat Penelitian, Penelitian ini di harapkan dapat memberikan manfaat terhadap berbagai pihak yang terkait.  Adapun manfaat penelitian yang di harapkan :
Manfaat Teoritis
  • Peneliti diharapkan mampu memberikan kontribusi teoritis terhadap efektifitas program PKH khususnya di daerah pedesaan.
  • Memberikan pemahaman secara teori dalam bidang pelaksanaan program dan faktor-faktor yang mendukung keberhasilan dan kegagalan suatu program yang telah dilaksanakan.
Manfaat  Praktis
  • Menambah pengetahuan dan wawasan tentang Program Keluarga Harapan (PKH) khususnya efektifitas program keluarga harapan di desa Kesik Kecamatan Masbagik kabupaten Lombok Timur.
  • Hasil penelitian ni diharapkan bisa dijadikan bahan pertimbangan bagi instansi, sehingga dalam proses pelaksanaaan Program Keluarga Harapan (PKH) yang selanjutnya dapat berjalan dengan baik.
  • Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberi masukan  berupa hasil atau laporan penelitian. Laporan penelitian tersebut dapat digunakan sebagai referensi atau literature untuk penelitian selanjutnya yang serupa.
Ruang Lingkup Pembahasan,Untuk dapat melakukan penelitian yang efektif dan efisien maka dibatasi secara jelas masalah yang diteliti. Dengan mempertimbangkan berbagai hal baik yang menyangkut waktu, tenaga dan keterbatasan peneliti. Oleh karena itu dalam penelitian dibatasi hal-hal sebagai berikut :
  •  Objek penelitian hanya terbatas terhadap efektifitas Program Keluarga Harapan (PKH) yang dilaksanakan oleh Kementrian Sosial di Desa Kesik Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur
  • Subjek penelitian terbatas pada kesejahteraan masyarakat terhadap Program Keluarga Harapan yang dilaksanakan oleh Kementrian Sosial di Desa Kesik Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur.
Metode Penelitian. 
Jenis dan Sumber Data, Dalam penelitian ini menggunakan  penelitian kualitatif. Metode kualitatif adalah metode penelitian yang berdasarkan pada filsafat postpositivisme, untuk meneliti pada objek ilmiah, dimana kepala desa dan pendamping adalah sebagai instrument kunci. 

Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer berupa wawancara mendalam pada aparatur desa dan subjek penerima bantuan program PKH dan masyarakat yang mana berperan pada pelaksanaan program PKH. Penentuan informan dalam penelitian ini dilakukan dengan purposive sampling technique dan snow ball technique.  

Purposive Sampling Technique adalah cara penentuan sejumlah Informan sebelum penelitian dilaksanakan, dengan menyebutkan secara jelas siapa yang dijadikan informan serta informasi apa yang diinginkan dari masing-masing informan. Snow Ball Technique adalah cara penentuan informan dari satu informan ke informan lainnya yang dilakukan pada saat penelitian dilaksanakan, hingga dicapai sejumlah informan yang dianggap telah merepresentasikan berbagai informasi yang diperlukan (Meleong, Lexy J., 2002:4)
 
Data sekunder berupa dokumentasi baik dari media maupun laporan penelitian  yang berkaitan dengan pelaksanaan pengentasan kemiskinan melalui program bedah rumah.


Kesimpulan
Berdasarkan uraian pada bab-bab sebelumnya, maka dapat ditarik bebrapa kesimpulan antara lain sebagai berikut:
  1. Program Keluarga Harapan (PKH) sangat efektif dengan kombinasi implementasi pemberdayaan masyarakat miskin (RTSM) dan peran pendamping sehingga lebih tepat dan dapat meringankan dan membantu Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) di Desa Kesik Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur.
  2. Pendamping yang melaksanakan peran pendamping secara efektif merupakan kunci keberhasilan program pemberdayaan masyarakat miskin dan Implementasi pemberdayaan masyarakat miskin yang menjadi proses pelaksanaan program juga dipengaruhi pendukung program berupa besaran jumlah dana yang diterima dan upaya pemberdayaan masyarakat.
  3. Efektivitas keberhasilan PKH dapat diukur menggunakan beberapa indikator. Indikator tersebut adalah ketepatan sasaran sosialisasi program, sosialisasi program, tujuan program, pemanfataan dan cara kerja yang baik dan benar, produktif dalam pelayanan, prestasi kerja, pemanfaatan tenaga, dan penanggulangan kemiskinan. Selain indikator tersebut, peran pendamping juga mempengaruhi efektivitas keberhasilan program keluarga harapan dalam rangka pengentasan kemiskinan untuk kesejahteraan masyarakat.



No comments:

Post a Comment