Monday, January 29, 2018

Panduan Pengisian Pajak DJP Online e_Filing

Layanan Pajak e-Filing adalah suatu cara penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) secara elektronik yang dilakukan secara online dan real time melalui internet pada website Direktorat Jenderal Pajak (http://www.pajak.go.id) atau Penyedia Layanan SPT Elektronik atau Application Service Provider (ASP). Layanan e-Filing melalui website Direktorat Jenderal Pajak telah terintegrasi dalam layanan DJP Online, yang dapat diakses pada tautan berikut: e-Filing.

Panduan Mengisi Pajak DJP Online
Bagi anda wajib pajak yang akan menyampaikan laporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi dengan menggunakan Formulir 1770S dan 1770SS dapat mengisi dan menyampaikan laporan SPT-nya secara langsung pada aplikasi e-Filing di DJP Online. Untuk penyampaian laporan SPT pajak lainnya, e-Filing di DJP Online menyediakan fasilitas penyampaian SPT berupa Loader e-SPT. Melalui Loader e-SPT ini, SPT yang telah dibuat melalui aplikasi e-SPT dapat disampaikan secara online tanpa harus datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

Untuk saat ini, SPT yang dapat diunggah pada Loader e-SPT DJP Online adalah SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Formulir 1770 dan Formulir 1770S, SPT Masa PPh Pasal 21/26, SPT Masa PPh Pasal 4 ayat (2), SPT Tahunan PPh Badan Formulir 1771 dan SPT Masa PPN dan PPnBM.

Informasi lengkap pelaporan e-SPT melalui e-Filing dapat diperoleh pada tautan berikut ini: KLIK DISINI

e-Filing di DJP Online menyediakan fasilitas penyampaian SPT berupa Loader e-SPT. Melalui Loader e-SPT ini, SPT yang telah dibuat melalui aplikasi e-SPT dapat disampaikan secara online tanpa harus datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP).Cukup upload file .csv hasil dari e-SPT, lalu unggah di aplikasi e-Filing DJP. Pastikan komputer Anda telah terinstall e-SPT versi terbaru, dan Anda telah memiliki Akun di DJP Online.

Saat ini, SPT yang dapat disampaikan melalui e-Filing Loader e-SPT DJP Online adalah sebagai berikut:
1. SPT Tahunan PPh Badan Formulir 1771
2. SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Formulir 1770 dan Formulir 1770S
3. SPT Masa PPh Pasal 21/26
4. SPT Masa PPh Pasal 4(2)
5. SPT Masa PPN dan PPnBM

e-Filing adalah salah satu cara penyampaian SPT secara elektronik. Lebih mudah, lebih murah, lebih cepat!. Dalam kesempatan ini penulis akan memberikan sedikit gambaran terakit dengan cara tutorial e-Filing Pengisian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Formulir 1770S. Tutorial berikut merupakan panduan atau pedomanan pengisian SPT Tahunan untuk Wajib Pajak Orang Pribadi yang memiliki penghasilan lebih dari Rp. 60.000.000 dari satu pemberi kerja melalui Formulir 1770 S dengan panduan.

Bapak ibu saudara pengunjung yang berbahagia Sebelum kita mulai melakukan Pengisian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Anda, siapkan data-data SPT Tahunan Anda. Untuk Wajib Pajak Orang Pribadi Formulir 1770 S yang menggunakan Formulir 1770 S, data-data tersebut adalah sebagai berikut:
1. Formulir bukti potong 1721 A1 untuk pegawai swasta atau A2 untuk pegawai negeri yang telah diberikan oleh pemberi kerja.
2. Formulir bukti potong 1721 VII untuk pemotongan PPh pasal 21 yang bersifat final
3. Formulir bukti potong PPh pasal 23 untuk penghasilan dari sewa selain tanah dan bangunan=
4. Formulir bukti potong PPh pasal 4 ayat 2 untuk sewa tanah dan bangunan, dividen.
5. Bukti kepemilikan harta, seperti buku tabungan, sertifikat tanah/bangunan, STNK
6. Daftar utang seperti rekening utang
7. Kartu keluarga dan lain sebagainya

Pertama tama bapak ibu silahkan masukkan NPWP anada dan passwords yang anda buat saat pendaftaran akun DJP Online. Lalu klik tombol login, Selanjutnya akan muncul profil Anda anda sebagai berikut.

Cara Mengisi SPT Tahun Pajak Formulir 1770 dan 1770S Melalui e-Filing DJP Online
Untuk melaporkan SPT Tahunan melalui e-Filing klik tombol e-Filing.
Menu ini memuat daftar SPT yang Anda buat dan kirimkan melalui situs efiling.pajak.go.id

Melalui kolom Action di tabel Daftar Konsep SPT, arahkan kursor pada tombol berikut :
a. Lihat SPT *) untuk melihat data SPT Anda
*) hanya untuk SPT 1770 SS dan 1770 S yang bukan dari upload
b. Kirim ulang BPE untuk meminta pengiriman ulang Bukti Penerimaan Elektronik
c. Lihat BPE untuk melihat Bukti Penerimaan Elektronik
Klik tombol buat SPT.

Cara Mengisi SPT Tahun Pajak Formulir 1770 dan 1770S Melalui e-Filing DJP Online
Kemudian akan muncul pertanyaan:
  1. Apakah Anda menjalankan usaha atau pekerjaan bebas? Apabila Anda akan menggunakan SPT 1770 S maka Anda mengklik tombol tidak.
  2. Apakah Anda seorang suami atau istri yang menjalankan kewajiban perpajakan terpisah atau pisah harta? Apabila Anda seorang suami atau istri yang tidak menjalankan kewajiban perpajakan terpisah atau pisah harta, maka anda mengklik tombol tidak
  3. Apakah penghasilan bruto yang Anda peroleh selama setahun kurang dari 60 juta rupiah? Apabila penghasilan Anda lebih dari 60 juta rupiah, maka Anda mengklik tidak.
  4. Anda dapat menggunakan formulir 1770 S, pilihlah form yang akan digunakan? Kami menyarankan Anda menggunakan SPT  1770 S dengan Panduan.

Klik tombol SPT 1770 S silahkan mulai dengan panduan sebagai berikut

Langkah 1
Isilah data formulir, masukkan tahun pajak 2017, pilih status SPT Normal jika Anda baru pertama kali lapor untuk tahun pajak 2017. Klik tombol langkah berikutnya.
Langkah ke-2
Isikan daftar pemotongan/pemungutan PPh oleh pihak lain atau PPh yang ditanggung pemerintah dengan meng-klik tombol tambah, maka akan muncul tampilan yang meminta untuk diisi NPWP, Nomor bukti pemotongan/pemungutan, tanggal bukti pemotongan/pemungutan, jumlah yang dipotong/dipungut.
Untuk mengisi kolom-kolom ini, siapkan bukti potong yang sudah anda kumpulkan.
Klik tanda panah pada jenis pajak, apabila anda akan mengisi penghasilan dari pekerjaan pilih Pasal 21, lalu isi NPWP pemberi kerja (NPWP perusahaan/ NPWP bendahara), apabila NPWP yang anda isikan benar, maka Nama perusahaan atau nama bendahara akan muncul secara otomatis. Berikutnya masukkan nomor bukti potong (contoh untuk formulir 1721 A1 contoh nomor adalah 1.1.12-2015-00001) dan pilih tanggal bukti pemotongan/pemungutan dengan mengklik tombol kalender yang ada di samping. Masukkan jumlah PPh yang dipotong/dipungut (contoh untuk formulir 1721 A1 jumlah PPh yang dimasukkan berasal dari angka 19). Apabila anda telah selesai Klik tombol simpan. Lalu Klik tombol langkah berikutnya
Langkah ke-3
Masukkan jumlah penghasilan netto dalam negeri sehubungan dengan pekerjaan Anda (contoh untuk formulir 1721 A1 jumlah penghasilan netto berasal dari nomor 14 atau nomor 16 khusus untuk karyawan yang pindah cabang). Klik tombol langkah berikutnya.
Langkah ke-4
Apakah anda memiliki penghasilan dalam negeri lainnya? Apabila anda memilik penghasilan dalam negeri lainnya contoh penghasilan dari sewa mobil, klik ya silakan isi data pada kolom sewa. Setelah Anda mengisi seluruh penghasilan dalam negeri lainnya selesai, klik langkah berikutnya
Langkah ke-5
Apakah Anda memiliki penghasilan luar negeri? Jika Tidak, klik tombol langkah selanjutnya
Langkah ke-6
Apakah Anda memiliki Penghasilan yang tidak termasuk objek pajak? Jika Ya, masukkan jumlah penghasilannya sebagai contoh warisan diisi dengan harga pasar dari warisan tersebut. Apabila Anda telah mengisi seluruh penghasilan yang bukan objek pajak. Kemudian klik tombol langkah selanjutnya.
Langkah ke-7
Apakah Anda memiliki penghasilan yang pajaknya sudah dipotong secara final? Apabila Ya, klik tombol tambah dan akan muncul kolom untuk mengisi data.
Untuk mengisi kolom-kolom ini, siapkan bukti potong formulir 1721 VII atau formulir bukti pemotongan pph pasal 4 ayat 2 yang sudah anda kumpulkan.
silakan isi data yang diminta dengan melihat pada formulir 1721 VII atau formulir bukti pemotongan pph pasal 4 ayat 2 yang anda miliki, contoh apabila anda memiliki bangunan dan atau tanah yang disewakan, klik  no. 7 sewa atas tanah dan/atau bangunan. isilah nilai penghasilan yang diterima dari sewa tanah dan atau bangunan tersebut  dan apabila Anda telah selesari mengisi seluruh penghasilan yang bersifat final. Klik simpan. Apabila anda sudah yakin dengan data yang anda isikan Klik tombol langkah selanjutnya.
Langkah ke-8
Apakah anda memiliki harta? Apabila Ya, Isikan daftar harta yang Anda miliki dengan meng-klik tombol tambah. Masukkan informasi terkait harta,  klik tanda panah pada kolom kode harta untuk menentukan jenis harta, contoh: sepeda motor. Pilih alat transportasi, sepeda motor.  Masukkan nama harta contoh: untuk sepeda motor ketikkan merk dan type nya, tahun perolehan, harga perolehan, dan keterangan. Lalu klik tombol simpan. Setelah memasukkan semua harta yang Anda miliki, klik tombol langkah berikutnya.
Langkah ke-9
Apakah anda memiliki utang? Jika Ya, Isikan daftar utang yang Anda miliki. Klik tombol tambah . Masukan informasi pilih kode utang sesuai dengan jenis utang Anda, masukkan nama pemberi pinjaman, alamat pemberi pinjaman, tahun pinjaman dan jumlah sisa pinjaman atau utang anda per tanggal 31 desember 2017. Klik tombol simpan. Jika anda telah melengkapi semua daftar utang anda klik tombol langkah selanjutnya.
Langkah ke-10
Apakah anda memiliki tanggungan? Jika Ya, Masukkan daftar yang menjadi tanggungan Anda dengan klik tombol tambah. Masukkan nama contoh: masukkan nama anak, nomor induk kependudukannya, hubungan keluarga contoh: anak kandung dan pekerjaan contoh: pelajar. Lalu klik tombol simpan. Apabila sudah memasukan seluruh tanggungan Anda klik tombol langkah berikutnya.
Langkah ke-11
Apakah Anda memberikan sumbangan keagamaan kepada lembaga yang resmi dan terdaftar menurut Keputusan Menteri Keuangan? Jika Ya, isikan dengan langkap datanya dan jika Tidak klik tombol langkah berikutnya.
Langkah ke-12
Isi status kewajiban perpajakan Suami Istri dengan memilih status perkawinan Anda. Apabila anda sudah berkeluarga klik status perkawinan kawin. Lalu status kewajiban perpajakan suami istri pilih kepala keluarga. Selanjutnya pilih golongan PTKP anda. Apabila anda telah berkeluarga dengan memiliki satu anak kandung maka pilih Kawin/K lalu pilih kolom sebelah kawin/K dengan angka 1. Setelah itu klik tombol langkah berikutnya.
Langkah ke-13
Apakah Anda memiliki pengembalian/pengurangan pajak penghasilan pasal 24 dari penghasilan luar negeri? Jika Tidak, klik langkah berikutnya
Langkah ke-14
Apakah Anda melakukan pembayaran PPh pasal 25. Apabila tidak memiliki kewajiban  pembayaran PPh pasal 25 klik tombol langkah berikutnya.
Langkah ke-15
Pada langkah ini akan ditampilkan penghitungan pajak penghasilan dan SPT Anda berdasarkan data yang Anda masukkan pada langkah-langkah sebelumnya.  Status SPT akan telihat pada bagian bawah tampilan apakah NIhil, Kurang Bayar atau Lebih Bayar. Periksa kembali data tersebut, apabila sudah sesuai klik tombol langkah berikutnya.
Langkah ke-16

Jika status SPT ANda Kurang Bayar maka akan muncul pertanyaan sudahkah ANda melakukan pembayaran? Jika belum, klik tombol disamping pilihan jawaban belum.
Anda dapat membuat kode billing melalui layanan e-billing pada website djp online, internet banking BRI, dan SMS ID Billing dengan mengakses *141*500# dan lakukan pembayaran atas pajak yang kurang dibayar pada saluran internet banking, ATM, SMS banking, serta pada teller bank persepsi atau kantor pos. Jika Anda sudah melakukan pembayaran klik tombol di samping pilihan jawaban Sudah. Berikutnya masukkan NTPN dan tanggal bayar sesuai dengan bukti pembayaran yang Anda miliki.
Apabila anda tidak memiliki kewajiban pph pasal 25 maka klik tombol langkah berikutnya untuk melanjutkan pengisian.
Langkah ke-17
Pada langkah ini akan muncul pernyataan: dengan menyadari sepenuhnya dan segala akibatnya termasuk sanksi-sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, saya menyatakan bahwa apa yang telah saya beritahukan di atas adalah benar, lengkap, jelas. Lalu klik setuju/agree apabila anda telah memahami pernyataan tersebut. Berikutnya klik tombol langkah berikutnya.
Langkah ke-18
Layar akan menampilkan data SPT Anda, untuk mengirimkan SPT klik tombol di sini pada kalimat ambil kode verifikasi untuk meminta kode verifikasi. Berikutnya akan muncul pilihan media untuk pengiriman kode verifikasi,pilih email lalu klik OK.

Apabila telah muncul notifikasi info token telah dikirim ke email anda, silakan cek email Anda.
Masukkan kode verifikasi anda yang terdapat pada email ke dalam kolom kode verifikasi lalu klik tombol kirim SPT. Berikutnya akan muncul  notifikasi info SPT anda berhasil dikirim, bukti penerimaan elektronik telah dikirimkan ke email anda. Silakan pilih respon anda terhadap layanan ini. Anda telah selesai melaporkan SPT Tahunan PPh Anda. Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) akan diemail ke email Anda.

Apabila telah selesai klik tutup. Lalu layar akan menampilkan daftar SPT yang telah anda buat. adapun contoh selanjutya adalah e-Filing Pengisian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Formulir 1770S. Tutorial berikut merupakan panduan atau pedomanan pengisian SPT Tahunan untuk Wajib Pajak Orang Pribadi yang memiliki penghasilan kurang dari Rp. 60.000.000 dari satu pemberi kerja melalui Formulir 1770 S dengan panduan

Tahun Pajak adalah tahun diterima/diperolehnya penghasilan, pilih sesuai tahun penghasilan
Status SPT Normal adalah Jika Anda menyampaikan SPT untuk kali pertama untuk tahun pajak tertentu. Jika Anda memilih normal, nilai pembetulan ke akan terisi otomatis dengan angka nol(0) dan tdk dapat diubah



Status SPT Pembetulan adalah Jika Anda menyampaikan SPT untuk membetulkan SPT yang dilaporkan sebelumnya. Jika Anda memilih pembetulan, Isikan nilai pembetulan ke- berapa SPT Anda pada kotak isian pembetulan dan pastikan bahwa SPT sebelumnya telah Anda Kirimkan ke Direktorat Jenderal Pajak



Pada laporan SPT 1770 S – dilakukan melalui 5 langkah yaitu Langkah ke- 1 dari 5



1. LANGKAH PERTAMA DATA FORMULIR

Data formulir berisi SPT Tahun 2017, kemudian status SPT



2. LANGKAH KEDUA LAMPIRAN II

Bagian A. Penghasilan yang dikenakan PPh Final dan/atau bersifat final

Bagian A

isilah kolom sesuai dengan data pemotongan PPh yang bersifat final yang Anda miliki

Bagian B : Harta Pada Akhir Tahun

Bagian B

Ketentuan pengisian Daftar Harta sbb:

1. Kolom Nama Harta:

o Tanah (cantumkan lokasi dan luas tanah);

o Bangunan (cantumkan lokasi dan luas bangunan);

o Kendaraan bermotor, mobil, sepeda motor (cantumkan merek dan tahun pembuatannya)

o Kapal pesiar, pesawat terbang, helikopter, jetski, peralatan olah raga khusus, dan sejenisnya

o Uang Tunai Rupiah, Valuta Asing sepadan US Dollar, Simpanan

Bagian C : Kewajiban/Utang Pada Akhir Tahun

Bagian D : Daftar Susunan Anggota Keluarga

3. LANGKAH KE TIGA LAMPIRAN I

Bagian A : Penghasilan Neto Dalam Negeri Lainnya(Tidak Termasuk Penghasilan Dikenakan PPh Final dan/atau Bersifat Final)

Bagian B : Penghasilan yang Tidak Termasuk Objek Pajak

Bagian C : Daftar Pemotongan/Pemungutan PPh Oleh Pihak Lain dan PPh Yang Ditanggung Pemerintah
Bagian A
Penghasilan pada angka 1 sampai dengan 6 di samping adalah penghasilan selain yang dikenakan pemotongan PPh Final Contoh:
1. Bunga selain bunga tabungan atau deposito
2. Sewa selain sewa tanah dan/atau bangunan
3. Hadiah selain hadiah undian
4. ,Penghasilan lain misalnya pembebasan utang, selisih kurs
Bagian B
Penghasilan pada angka 1 sampai dengan 6 di samping adalah penghasilan yang tidak termasuk Objek Pajak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (3) UU PPh
Bagian C
Anda dapat menambahkan data Bukti Pemotongan yang belum dimasukkan di dalam Bagian ini atau

4. LANGKAH KE EMPAT INDUK
Berisi identitas
A. PENGHASILAN NETTO
B. PENGHASILAN KENA PAJAK
C. PPh TERUTANG
D. KREDIT PAJAK
E. PPh KURANG/LEBIH BAYAR
F. ANGSURAN PPh PASAL 25 TAHUN PAJAK BERIKUTNYA

Pernyataan = Dengan menyadari sepenuhnya akan segala akibatnya termasuk sanksi-sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-udangan yang berlaku saya menyatakan bahwa apa yang telah saya beritahukan di atas adalah benar, lengkap, jelas.

Bagian Identitas
Pada pilihan Status Kewajiban Perpajakan Suami Istri, pilih :
• HB apabila, suami-isteri telah hidup berpisah berdasarkan putusan hakim;
• PH apabila, dikehendaki secara tertulis oleh suami-isteri berdasarkan perjanjian pemisahan harta dan penghasilan; atau
• MT apabila, dikehendaki oleh isteri yang memilih untuk menjalankan hak dan kewajiban perpajakannya sendiri

Bagian A.1
Jumlah Penghasilan Neto Dalam Negeri Sehubungan dengan Pekerjaan diambil dari :
1. Kolom B No.12 (Untuk Formulir 1721-A1)
2. Kolom B No.15 (Untuk Formulir 1721-A2)
5. KIRIM
Pastikan data yang anda input sudah benar lalu silahkan anda kirim

Untuk informasi lebih lanjut hubungi  1500200, Account Representative di KPP Anda terdaftar.

Monday, January 22, 2018

Info Pendataan Emispendais NSM tidak ditemukan

Kementrian agama melalui dirjen pendis juga sudah resmi mengeluarkan pengumuman. Melalalui surat dengan nomor  5219/DJ.I/Set.I/OT.01.1/10/2017 tentang Pengantar Pemutakhiran Data EMIS Semester Ganjil TP 2017/2018. Isi dari surat pengantar updating data emis 2018 adalah sebai berikut : Saat ini sedang marak-maraknya pengisian data EMIS setelah di keluarkannya seruan dari pemerintah pusat. Pengisian Data EMIS dari Tingkat Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) wajib mengisi aplikasi yang sudah tersedia tersebut, awalnya mengisi formulir yang telah tersedia kemudian menginputkannya secara online di web : http://emispendis.kemenag.go.id/emis-appss/ walaupun harus exstra sabar dalam pengisiannya. 

Sehubungan dengan telah dimulainya kegiatan belajar mengajar pada Tahun Pelajaran 2017/2018, dengan ini diinformasikan bahwa Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI akan melaksanakan kegiatan pemutakhiran data Pendidikan Islam periode Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018melalui sistem pendataan EMIS. Dalam rangka pelaksanaan pemutakhiran data EMIS tersebut, dengan ini kami sampaikan hal¬ hal sebagai berikut :
  • Pemutakhiran data EMIS Semester Ganjil TP 2017/2018 diberlakukan untuk seluruh entitas pendataan di bawah binaan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, meliputi : a. Pendataan RA, Madrasah (Ml, MTs dan MA) dan Pengawas Madrasah di bawah koordinasi Bidang Pendidikan Madrasah/Pendidikan Islam di tingkat Kanwil Kemenag Provinsi dan Seksi Pendidikan Madrasah/Pendidikan Islam (Pendis) di tingkat Kankemenag Kab./Kota (sesuai tipologi masing¬masing Kanwil dan Kankemenag Kab./Kota). b. Pendataan Pondok Pesantren, Madrasah Diniyah Takmiliyah, Lembaga Pendidikan Al Qur'an (LPQ), PPS Penyelenggara Program Wajar Dikdas (PPS Ula, Wustha dan Ulya), Pendidikan Kesetaraan (Paket A, B dan C) di bawah Pondok Pesantren, Pendidikan Diniyah Formal dan Satuan Pendidikan Muadalah di bawah koordinasi Bidang PD¬Pontren/PAKIS/Pendis di tingkat Kanwil Kemenag Provinsi dan Seksi PD¬Pontren/PAKIS/Pendis di tingkat Kankemenag Kab./Kota (sesuai tipologi masing¬ masing Kanwil dan Kankemenag Kab./Kota). c. Pendataan PAI pada Sekolah meliputi data Sekolah, Guru PAI dan Pengawas PAI di bawah koordinasi Bidang PAI/PAKIS/Pendis di tingkat Kanwil Kemenag Provinsi dan Seksi PAI/PAKIS/Pendis di tingkat Kankemenag Kab./Kota (sesuai tipologi masing¬masing Kanwil dan Kankemenag Kab./Kota).
  • Setiap satuan pendidikan, peserta didik, lulusan, pendidik dan tenaga kependidikan di bawah binaan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam berkewajbi an untuk melakukan pemutakhiran data EMIS Semester Ganjil TP 2017/2018 dengan mengisi aplikasi pendataan EMIS secara lengkap dan akurat, sesuai petunjuk pengisian data yang tersedia. 
  • Satuan pendidikan (RA, Ml, MTs, MA, Pondok Pesantren, Madrasah Diniyah Takmiliyah, LPQ, PPS Wajar Dikdas, PP Penyelenggara Paket, Pendidikan Diniyah Formal, Muadalah), Guru PAI pada Sekolah, Pengawas PAI dan Pengawas Madrasah yang tidak melakukan pemutakhiran data EMIS, tidak akan diakui keberadaannya oleh Kementerian Agama R.I, dan oleh karenanya tidak memiliki hak untuk mendapatkan layanan dalam bentuk apapun dari Kementerian Agama R.I, dalam hal ini Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (termasuk peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan yang ada di dalamnya). 
  • Setiap sumber data (operator data EMIS) dapat melakukan pemutakhiran data EMIS Semester Ganjil TP 2017/2018 melalui aplikasi pendataan EMIS yang dapat diakses melalui laman web : https://emispendis.kemena.go.id/emis_madrasah. 
  • Waktu pelaksanaan pemutakhiran data EMIS Semester Ganjil TP 2017/2018 akan dimulai pada tanggal 1 Nopember 2017 sampai dengan tanggal 31 Desember 2017. 
  • Untuk kelancaran proses pendataan, mohon dipastikan seluruh operator data EMIS di tingkat Kanwil Kemenag Provinsi, Kankemenag Kab./Kota, tingkat satuan pendidikan (RA, Ml, MTs, MA, Pondok Pesantren, MDT, LPQ, PPS Wajar Dikdas, Paket, PDF dan Muadalah), Guru PAI, Pengawas PAI dan Pengawas Madrasah sudah memiliki akun (username dan password) yang terdaftar pada Aplikasi EMIS SOM (http://emispendis.kemenag.go.id/emis_sd).m 
  • Kanwil Kemenag Provinsi dimohon untuk segera meneruskan informasi terkait pemutakhiran data EMIS Semester Ganjil TP 2017/2018 ini kepada seluruh Kankemenag Kab./Kota dan satuan pendidikan yang ada di wilayahnya, sesuai dengan kewenangan bidang masing¬masing. 
  • Para pejabat penanggungjawab data EMIS di tingkat Kanwil Kemenag Provinsi dan Kankemenag Kab./Kota bertanggungjawab untuk melakukan pemantauan dan pengawasan dalam pelaksanaan pemutakhiran data EMIS di wilayahnya masing¬masing sesuai dengan mekanisme dan waktu yang ditetapkan.
Dari informasi yang sudah dipaparkan pada surat diatas dapat kita peroleh kesimpulan :
  1. Bahwa setiap lembaga dibawah naungan kementrian agama wajib melakukan updating data emis online pada tahun 2018.
  2. Pendataan EMIS 2018 dimulai pada tanggal 1 November sampai dengan 31 Desember 2017.
  3. Alamat EMIS dapat diakses melalui laman resmi Kemenag https://emispendis.kemenag.go.id/emis_madrasah/
Namun dalam prkatik sehari hari ternyata banyak sekali permasalahan yang kerap dikeluhkan oleh operator EMIS Sekolah/madrasah adalah tidak bisa login ke layanan emis online. Saat masuk disambut dengan keterangan 'data login tidak valid, Error, ataupun "Error, NSM tidak ditemukan". Melihat berbagai keluhan terkait gagal login ke situs emispendis.kemenag.go.id/emis_madrasah, Sebagaimana yang kita ketahui bersama, bhawa pada bulan Oktober lalu telah dilakukan penonaktifan seluruh akun operator emis. Para operator emis di tingkat madrasah ini diharuskan untuk melakukan pendaftaran ulang. Pendaftaran ulang ini kemudian diverifikasi oleh admin Emis tingkat Kabupaten/Kota. Bagi yang telah memenuhi persyaratan kemudian diberikan hak akses ke layanan EMIS Online. Namun paka kenyataannya tidak sedikit yang mengaku tidak bisa login ke layanan emis tersebut.
Dalam kesempatan ini saya mencoba untuk memberikan beberapa tips dan tindakan yang dapat dicoba bagi operator yang satuan pendidikan yang masih belum bias login atau gagal login pada aplikasi emis. Mari kita simak prosesnya sebagai berikut :

Langkah awal adalam memastikan bahwa alamat situs Emis online yang dibuka telah benar. Alamat situs emis online untuk madrasah adalah https://emispendis.kemenag.go.id/emis_madrasah. Sedangkan emis SDM yang beralamat di emispendis.kemenag.go.id/emis_sdm hanya untuk mendaftar ulang akun operator dan tempat mengunduh file atau pengumuman terkait emis, jika tersedia.

Langkah berikusnya adalam  operator harus memastikan Akun Operator Telah Disetujui Admin. Atau Pastikan akun (username yang berupa email) yang telah didaftarkan telah benar dan telah aktif dan disetujui oleh Admin Emis di tingkat Kabupaten/Kota. Untuk memastikan akun tersebut telah aktif dan disetujui atau belum, caranya adalah:
  • Buka alamat: https://emispendis.kemenag.go.id/emis_sdm/status.php
  • Masukkan email yang telah di daftarkan pada kolom yang tersedia
  • Klik menu "Cari" dan Segera, di bagian bawah akan dimunculkan status akun tersebut, lengkap dengan nama operator, nama lembaga, dan email. Statusnya meliputi: Aktif; Tidak/Belum Aktif/Ditolak (berarti belum disetujui atau ditolak oleh Admin Kab/Kota); atau tidak menampilkan hasil sama-sekali (berarti email tersebut tidak terdaftar atau proses pendaftaran yang dilakukan gagal).
  • Apabila statusnya "Tidak/Belum Aktif/Ditolak" silakan hubungi Admin Emis Kab/Kota untuk menanyakan alasan penolakan dan segera lakukan perbaikan (daftar ulang).


Langkah selanjutnya adalah periksa bahwa NSM di Emis SDM Benar sebab Dalam beberapa kasus ketika masuk ke web emis online gagal login dan muncul keterangan NSM tidak ditemukan atau muncuk keterangan 'data login tidak valid'.

Jika terjadi hal semacam ini, coba untuk :

•    Masuk terlebih dahulu ke situs Emis SDM di alamat emispendis.kemenag.go.id/emis_sdm
•    Lihat pada bagian Dashboard Hak Akses Operator Emis
•    Pada kolom Identitas, pastikan yang tertulis adalah NSM lembaga yang bersangkutan.
•    Klik Simpan/Save.
•    Jika sudah, silakan coba lagi untuk login ke situs Emis Madrasah.


Kemudian Data-data Operator Sudah Terisi Sama seperti pada kasus ketiga, silakan buka situs Emis SDM. Pastikan semua field (kolom) yang tersedia sudah terisi dengan benar. Jika sudah, klik tombol Simpan di pojok kanan bawah. Dalam kesempatan ini juga saya infokan bahwa Khusus untuk operator lembaga RA, sampai dengan tulisan ini diterbitkan, belum dapat mengakses Emis Madrasah. Dengan kata lain, aksesnya memang belum dibuka dari pusat.

Jika semua langkah sudah dilakukan namun belum juga bias login maka Bersihkan Cache Browser yang Digunakan dengan caranya sebagai berikut:
•    Klik menu kontrol (gambar tiga garis bersusun) di pojok kanan atau klik 'Alat Lainnya'
•    Klik 'Hapus data penjelajahan'
•    Muncul kotak dialog 'Hapus data penjelajahan'
•    Centang pada jenis informasi (terutama 4 jenis teratas)
•    Klik 'Hapus data penjelajahan'
•    Jika perlu, restat (tutup lalu buka lagi) browser Anda

Sedangkan pada browser firefox, lakukan:
  • Klik menu kontrol (gambar tiga garis bersusun) di pojok kanan atas
  • Terbuka tab pengaturan firefox, klik 'Advanced' atau 'Canggih'
  • Klik 'Network' atau 'Jaringan'
  • Pada bagian 'Cached Web Conten' atau 'Konten Web Tembolok' klik 'Clear Now' atau 'Bersihkan Sekarang'
  • Kemudian restat
Uraian diatas merupakan gambaran beberapa prosesi login sukses bagi operator emis madrasah yang masih tidak bisa login ke layanan emis online